Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah

Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Penyusunan Soal UKK dan UAS ISMUBA Tahun Ajaran 2012-2013

E-mail Print

Dikdasmen PWM DIYYogyakarta - Penyusunan Soal UKK(Ujian Kenaikan Kelas)  dan Ujian Akhir ISMUBA sekolah/madrasah Muhammadiyah yang berlangsung selama 2 hari (16-17/2/2013) dihadiri oleh sekitar 80 peserta. Guru-guru dari tingkat SD, SMP, dan SMA sekolah-sekolah Muhammadiyah Kota Yogyakarta bahkan dari Kalasan ikut andil dalam kegiatan yang diadakan di Balai Diklat PU Yogya, Jalan Ngeksigondo No 1-2, Kotagede,Yogyakarta.

Acara dibuka oleh Ibu Mami Hajaroh selaku Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY. Diawal sambutannya disampaikan bahwa Sekolah Muhammadiyah tidak mengikuti UAS (Ujian Akhir Sekolah)  Pendidikan Agama Islam dengan telah mengirim surat kepada Kemenag Propinsi, Kemenag Kabupten/kota maupun Dikpora Propinsi, Dikpora Kabupaten/Kota.

Guru pengampu mata pelajaran ISMUBA di Sekolah Muhammadiyah  untuk bersiap dengan penerapan Kurikulum 2013, dikarekan Pendidikan Agama Islam meningkat 2 jam pelajaran, secara otomatis peningkatan tersebut akan berlaku di sekolah Muhammadiyah. Meskipun peningkatan jam pelajaran ini masih menunggu keputusan Majelis Dikdasmen D.I Yogyakarta.

Dari rentang 7 – 10 jam pelajaran yang ditetapkan Dikdasmen Pusat, saat ini Pendidikan ISMUBA di Yogyakarta baru mengambil batas minimum jam pelajaran ISMUBA, yaitu 7 jam pelajaran , berbeda dengan Bali yang saat ini mengambil 10 jam pelajaran. Jika Peningkatan 2 jam pelajaran ini dilakukan,  menjadi 9 atau 10 jam maka akan sangat berpengaruh terhadap guru ISMUBA di sekolah-sekolah muhammadiyah.  Karena dalam wktu dekat tidak mungkin untuk menerima guru baru, jadi hal ini akan dibebankan kepada guru yang sudah ada.

“Bagi penulis buku, harus bersiap untuk melakukan revisi.  Jika buku belum dicetak tahun ini, guru harus bersikap kreatif, bagaimana dari pedoman yang hanya 1 jam menjadi 2 jam misalnya,” ujar Ibu Mami Hajaroh.

Majelis Dikdasmen PWM DIY selaku panitia penyelenggara menaruh harapan kepada peserta agar dalam penyusunan soal ini menghasilkan naskah soal berkualitas yang bisa menjadi tolak ukur keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar, bukan hanya soal-soal hasil copy-paste.
 

Add comment


Security code
Refresh

Menu Utama

Rubrikasi


Download

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Resourge

Link Sekolah

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini232
mod_vvisit_counterKemarin742
mod_vvisit_counterMinggu ini3162
mod_vvisit_counterMinggu lalu3562
mod_vvisit_counterBulan ini15979
mod_vvisit_counterBulan lalu20453
mod_vvisit_counterAll days665456